TVRINews, Bintulu
Ajang tahunan Sarawak International 4x4 Jamboree ke-9 kembali digelar di Bintulu, Sarawak, Malaysia.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang bagi para pencinta olahraga off-road, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan tiga negara serumpun, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.
Presiden Sakta Sarawak Jirram Gima mengatakan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini cukup tinggi. Sebanyak sekitar 245 unit kendaraan telah terdaftar untuk mengikuti perjalanan menyusuri sejumlah rute di pedalaman Sarawak.
“Peserta Jamboree 4x4 Sarawak International yang ke-9 cukup ramai, kurang lebih 245 unit kendaraan yang siap menelusuri semua rute di pedalaman Sarawak, Malaysia. Peserta juga sangat antusias,” ujar Jirram Gima, Selasa, 1 September 2026.
Pada hari pertama kegiatan, panitia melakukan pendaftaran peserta sekaligus pemasangan stiker pada kendaraan yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan off-road.
Jirram mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki konsep yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Para peserta tidak hanya diajak menaklukkan jalur berlumpur dan medan ekstrem, tetapi juga dibawa masuk ke wilayah pedalaman Sarawak untuk mengenal kehidupan masyarakat setempat.
Salah satu tujuan perjalanan adalah mengunjungi rumah panjang yang menjadi bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat Sarawak. Peserta akan melihat secara langsung aktivitas sehari-hari masyarakat sekaligus mengenal tradisi yang masih dipertahankan.
“Karena tidak semua peserta pernah mengunjungi rumah panjang dan melihat langsung aktivitas masyarakat setempat,” kata Jirram.
Selain kegiatan off-road, Jamboree 4x4 Sarawak International ke-9 juga diisi dengan kegiatan sosial. Para peserta akan menyalurkan bantuan dan melakukan kegiatan bakti sosial di sejumlah kampung dan permukiman yang dilalui rombongan.
“Kami bersama semua peserta offroader akan membagikan bantuan dan menggelar aksi sosial selama kegiatan berlangsung, sehingga kegiatan Jamboree juga membawa manfaat bagi warga setempat,” ujarnya.
Menurut Jirram, kehadiran peserta dari berbagai wilayah dan negara dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun interaksi sekaligus memperkuat hubungan masyarakat di kawasan serumpun.
Melalui kegiatan yang memadukan olahraga off-road, wisata, budaya, dan kegiatan sosial, Sarawak International 4x4 Jamboree diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan komunitas, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.








