TVRINews, Bengkayang
Memasuki musim kemarau, berbagai unsur di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Upaya pencegahan dilakukan melalui pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur aktivitas masyarakat, Senin (31/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi sekaligus upaya meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Pemasangan spanduk juga menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam melakukan pencegahan Karhutla sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga kelestarian lingkungan di kawasan perbatasan.
Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya BAIS TNI, SGI, Tim Intelrem 121/ABW, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Koramil 1209-07/Jagoi Babang, Polsek Jagoi Babang, Manggala Agni, Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan (FKMP) Jagoi Babang, serta Pemerintah Desa Gresik.
Keterlibatan berbagai unsur menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama. Selain menjaga keamanan wilayah perbatasan, masyarakat dan aparat juga memiliki peran penting dalam melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran.
Pemerintah Desa Gresik turut mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal dalam mencegah kebakaran.
“Kami masyarakat Desa Gresik akan melindungi desa kami dari kebakaran hutan dan lahan serta menjalankan kearifan lokal yang sudah dilakukan sejak nenek moyang kami,” ujar Kepala Desa Gresik.
Pencegahan Karhutla di kawasan perbatasan diharapkan tidak hanya dilakukan melalui imbauan, tetapi juga diwujudkan dengan meningkatkan kepedulian masyarakat dan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait.
Dengan kolaborasi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat, kawasan Jagoi Babang diharapkan tetap aman serta terhindar dari ancaman Karhutla dan dampak kabut asap selama musim kemarau.









