TVRINews, Kalimantan Barat
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas keberangkatan 1.858 calon jemaah haji (CJH) tahun 1447 H/2026 M di Pendopo Gubernur Kalbar, Senin, 4 Mei 2026. Pelepasan ini menjadi awal rangkaian keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam.
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 1.749 merupakan jemaah reguler, 93 jemaah lansia prioritas, 7 dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 9 Petugas Haji Daerah.
Sebaran jemaah didominasi dari Kota Pontianak, disusul Singkawang, Kubu Raya, serta sejumlah kabupaten lainnya di Kalbar.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut pelayanan kemanusiaan dan ibadah yang harus dilaksanakan secara optimal.
“Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh jemaah dapat berangkat dan menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), jemaah Kalbar terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni BTH-14 hingga BTH-18. Pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Mei 2026, diawali dengan masuknya kloter pertama ke asrama haji.
Gubernur juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan, disiplin mengikuti arahan petugas, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah.
“Jaga kondisi fisik, patuhi aturan, dan yang tidak kalah penting, jaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia,” pesannya.
Ia turut menekankan pentingnya peran petugas haji dalam memberikan pelayanan maksimal, khususnya bagi jemaah lansia, sejalan dengan konsep penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.










