TVRINews - Pontianak
Festival 1000 Bakcang 2026 yang digelar di kawasan Taman Alun Kapuas berlangsung meriah, Jumat, 19 Juni 2026. Ribuan bakcang dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Tionghoa di Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang hadir membuka acara mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan bakcang sebagai salah satu ikon kuliner khas Kota Pontianak yang dapat dikenal lebih luas.
Menurut Edi, bakcang bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga memiliki nilai filosofis yang mencerminkan kebersamaan dan persatuan dalam keberagaman.
“Bakcang memiliki filosofi yang menggambarkan keberagaman yang berpadu menjadi satu kesatuan. Nilai ini sejalan dengan kehidupan masyarakat Pontianak yang hidup rukun dalam keberagaman,” ujarnya.
Ia menilai Festival 1000 Bakcang menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya yang penting di tengah masyarakat Pontianak yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan latar belakang. Kegiatan semacam ini, kata Edi, turut memperkuat identitas kota sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan.
Menurutnya, Pontianak memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan keberadaan Sungai Kapuas sebagai pusat aktivitas masyarakat. Karena itu, berbagai tradisi dan kegiatan budaya yang berkembang di kota ini perlu terus mendapat dukungan agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat, festival tersebut juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner.
Edi melihat bakcang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu produk kuliner unggulan Pontianak yang diminati wisatawan.
“Ke depan, bakcang bisa menjadi salah satu makanan khas yang identik dengan Kota Pontianak. Tidak hanya hadir saat festival, tetapi juga tersedia setiap hari untuk dinikmati masyarakat maupun wisatawan,” katanya.
Ia menambahkan, Pontianak kini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yang menawarkan beragam makanan khas. Tidak sedikit wisatawan yang kembali berkunjung karena tertarik dengan kekayaan kuliner yang dimiliki kota tersebut.
Melalui Festival 1000 Bakcang, Pemerintah Kota Pontianak berharap pelestarian budaya, promosi kuliner lokal, dan pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.










